Pontianak, 26 Februari 2026 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak turut berperan aktif dalam kegiatan Sinkronisasi Data dan Informasi dalam mendukung Dokumen RKPD Tahun 2027 yang diselenggarakan Bapperida di Aula A. Muis Amin Bapperida Kota Pontianak pada tanggal 24–26 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, termasuk kecamatan, serta melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak sebagai produsen data. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam beberapa sesi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kota Pontianak melalui Bidang Statistik Sektoral melaksanakan asistensi terhadap daftar data perangkat daerah. Asistensi difokuskan pada kesesuaian daftar data dengan dokumen RKPD serta ketersediaan data pada portal daerah.

Selain melakukan asistensi daftar data, pada kegiatan ini juga dilaksanakan konfirmasi dan penelaahan terhadap data Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada masing-masing perangkat daerah yang dilakukan oleh Bapperida Kota Pontianak. Proses konfirmasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap indikator kinerja memiliki dukungan data yang jelas, terukur, serta selaras dengan definisi operasional. Dengan demikian, pelaporan capaian kinerja dapat dilakukan secara lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan sinkronisasi ini juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan data perencanaan dan evaluasi pembangunan dengan ketersediaan data sektoral di perangkat daerah. Melalui proses verifikasi dan pemutakhiran daftar data, kegiatan ini turut memperkuat ketersediaan data sektoral yang lengkap, konsisten, dan terdokumentasi dengan baik pada setiap perangkat daerah. Dengan demikian, data yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga siap digunakan sebagai rujukan bersama dalam perencanaan, penganggaran, serta evaluasi pembangunan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pengelolaan data semakin meningkat dan implementasi Satu Data Indonesia di Kota Pontianak semakin kuat.