
Pontianak – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 terkait peningkatan pelayanan publik. Kegiatan rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Rapat persiapan ini menjadi langkah awal dalam menyusun dan mematangkan pelaksanaan kegiatan Forum Konsultasi Publik sebagai salah satu bentuk komitmen Diskominfo Kota Pontianak dalam meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendorong terciptanya pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Edy Purwanto, S.E., M.E., C.CLE., CHCM. Dalam arahannya, Sekretaris Dinas menyampaikan pentingnya Forum Konsultasi Publik sebagai wadah strategis untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi sarana evaluasi pelayanan publik yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pelaksanaan FKP Tahun 2026 di lingkungan Diskominfo harus dipersiapkan dengan baik, baik dari sisi konsep kegiatan, pemetaan peserta undangan, kesiapan teknis, hingga penetapan petugas pelaksana. Hal ini dilakukan agar kegiatan FKP dapat berjalan efektif, menghasilkan masukan yang konstruktif, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik yang diberikan Diskominfo Kota Pontianak.
Pada rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada berbagai aspek penting untuk mempersiapkan pelaksanaan FKP Tahun 2026, di antaranya terkait penentuan pihak-pihak yang akan diundang sebagai peserta forum. Dalam pembahasan, disepakati bahwa FKP perlu melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan agar proses konsultasi publik berjalan komprehensif dan mewakili kebutuhan serta harapan masyarakat luas.
Adapun pihak-pihak yang direncanakan untuk diundang meliputi unsur perguruan tinggi, kelompok masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta media. Pelibatan berbagai elemen tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan keterbukaan informasi, dan memperluas ruang dialog dalam rangka peningkatan pelayanan publik berbasis kolaborasi.
Selain itu, rapat juga membahas tema sementara yang akan diangkat dalam Forum Konsultasi Publik Diskominfo Tahun 2026. Untuk sementara, tema yang disepakati adalah:
“Membangun Ekosistem Digital yang Sehat: Sinergi Diskominfo dan Masyarakat Berbasis Fakta Data Menuju Pontianak Cerdas Literasi.”
Tema ini mencerminkan semangat Diskominfo Kota Pontianak dalam mendorong terwujudnya ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif, dengan mengedepankan literasi digital dan penggunaan informasi berbasis data serta fakta. Melalui tema tersebut, Diskominfo berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menghadapi tantangan ruang digital, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih bijak, kritis, dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Dalam rapat tersebut juga dilakukan pembahasan terkait penetapan petugas pelaksana kegiatan, termasuk pembagian peran dan tanggung jawab teknis dalam rangka menyukseskan FKP Tahun 2026. Setiap petugas yang ditunjuk akan memiliki tugas sesuai bidangnya masing-masing, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat tersusun secara terarah dan sistematis.
Sebagai bagian dari kelengkapan administrasi, rapat turut membahas rencana pembuatan Surat Tugas bagi petugas pelaksana kegiatan, sebagai bentuk legalitas dan penguatan koordinasi kerja. Surat tugas tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan tugas bagi masing-masing petugas serta memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Menutup rapat, disepakati pula bahwa akan dilaksanakan rapat lanjutan sebagai bagian dari tahapan persiapan, khususnya untuk mematangkan aspek teknis dan finalisasi pelaksanaan kegiatan sebelum Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 diselenggarakan. Rapat lanjutan ini akan difokuskan pada penyusunan agenda final, kesiapan tempat dan sarana prasarana, daftar undangan, materi paparan, hingga teknis pelaksanaan forum secara keseluruhan.
Dengan dilaksanakannya rapat persiapan ini, Diskominfo Kota Pontianak menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik serta membangun ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas. Diharapkan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Pontianak yang cerdas, adaptif, serta memiliki literasi digital yang kuat.
Oleh : Sollahudin
